13.2.10

pendongeng..

"Aku mau jadi pendongeng"
Tiba-tiba kata itu yang terlontar dari mulut saya ketika sedang duduk diam bersama suami. Reaksi dia.. tentu saja biasa, datar. Mungkin karena dia sudah terlalu sering mendegarkan keinginan-keinginan saya, celotehan-celotehan saya yang kadang ngalor ngidul gak jelas, kadang menggebu-gebu lalu tiba tiba ilang amblas tertiup angin. hihihihi.. tapi beneran nih.. tiba-tiba saya ingin berpindah haluan menjadi seorang pendongeng.

Kegiatan mendongeng tentu saja bukan hal yang baru buat kita semua ya.. sejak kecil kita sering dibacakan dongeng-dongeng cerita rakyat, kisah seribu satu malam dan beberapa kisah anak yang populer waktu itu oleh ibu kita. Tapi.. melakukan kegiatan mendongeng itu sendiri masih baru buat saya yang belum mempunyai anak hehehe.. biasanya kan, ibu mendongeng untuk anaknya sebelum tidur.. atau guru mendongeng untuk murid-muridnya.. Sedangkan saya.. bukan kedua-duanya --belum jadi kedua-duanya--

Mendongeng.. Bisa terbayang tidak.. kita membacakan dongeng di depan anak-anak, dan dia memandang takjub, heran, sampai miring-miring menghayati cerita yang kita bacakan, atau matanya berbinar-binar melihat mulut kita yang monyong-monyong membuat berbagai macam suara yang berbeda sesuai karakter. hahahaha... senaaaang rasanya. Itu yang terjadi ketika saya mendongeng untuk seorang Lintang, anak teman baik kami --saya dan hubby-- beberapa kali setiap saya main ke rumahnya.

Tau apa yang terjadi? Bukan Lintang yang ketagihan mendengarkan saya membaca dongeng, tapi saya yang ketagihan membacakan dongeng buat dia hihihi.. jangan-jangan di belakang saya dia teriak-teriak "cukup tanteee!!" --hahaha.. tapi tidak lah ya.. anak-anak tidak pernah berkata aneh di belakang kita bukan.. segala yang dia suka atau tidak suka pasti langsung terucap begitu saja karena kepolosannya..-- Uff.. bagi saya ternyata mendongeng cukup menyenangkan. Tanpa saya sadari mendongeng mempunyai efek membahagiakan, mungkin, karena kita didengar.. Itu efeknya bagi saya. Bagi anak-anak yang sering mendengarkan dongeng, pastinya lebih bagus lagi.. kosa kata mereka bertambah banyak, mengungkapkan ekspresi dengan lebih baik, dan.. ng.. apa lagi ya.. entahlah, biar mereka sendiri yang merasakan.. saya juga belum pernah bertanya pada Lintang, apa efek mendongeng yang dia rasakan selain senang hihihi..

Ya..ya.. mungkin saya akan mencari klub mendongeng, biar bakat terpendam saya ini tersalurkan *mulai lebay, padahal semua orang juga bisa hihihi* Saya lihat ada beberapa situs yang memuat tentang kegiatan mendongeng ini. Plus, dulu pernah lihat juga di Metro TV ada liputan tentang klub baca yang juga ada kegiatan membacakan --termasuk mendongeng-- untuk anak. Ada yang tau?? Mungkin saya berminat gabung!! :p

pic from here