23.1.10

lets sing a song..

ketika sedang menulis ini, saya sedang ditemani lagu-lagu lawas dari jaman dulu kala *sok tua banget yaaa*.. Ternyata benar, lagu bisa membawa kita ke berbagai masa yang pernah maupun yang belum pernah kita lewati. Tanpa sadar.. sayapun bersenandung, dari mulai lirih karena malu-malu kucing sampe akhirnya bernyanyi bak diva tak punya panggung. Ya.. walaupun tidak mungkin dibandingkan dengan seorang Sheila Majid yang sedang bernyanyi merdu itu, saya yakin, suara saya cukup lumayan untuk bisa lolos audisi idol idolan tahap 1 *hihihi pasti banyak yang protes*.

Tembang-tembang lawas yang sedang saya dengarkan saat ini mungkin lagi-lagu yang akan saya kenang sepanjang masa. Betapa tidak, walaupun lagu-lagu dari musisi-musisi baru saat ini juga indah-indah, tembang lawas jaman saya kecil dan bertumbuh setengah dewasa saat itu tanpa pernah saya sadari mempunyai keistimewaan dalam lirik, nada dan pelantunannya.. Entahlah.. tidak tergantikan rasanya.. Mmm... mungkin saya sedang terkena imbas demam retro.. mungkin..

Nah.. coba tebak lagu apa dan siapa ini:
"adakah cinta yang tulus kepadaku..
adakah cinta yang tak pernah berakhir.."
Saya mendengar, menulis sambil tertawa.. jaman dulu saya cukup menyukai lagu ini --sekarang sering kali berlagak suka jazz biar gak dibilang ndeso-- Bahkan dulu, dengan PeDenya saya bernyanyi dengan syair acak adul gara-gara keterbatasan pendengaran dan kosa kata saya:
"adakah tinta yang tulus kepadaku.. adakah tinta yang tak pernah berani" --serius--
Ya.. lagu-lagu macam itu dulu yang saya suka.. selain lagu-lagi Ibu Sud dan Lagu Perjuangan yang masih sesekali saya senandungkan. Pasti kalau tahu, suami saya bisa menghina dina hihihi..

By the way, ternyata banyak lagu keren yang terlewatkan saya nikmati jaman dulu kala. Saya malah baru mengenal berpuluh tahun kemudian ketika saya sudah gede hehe.. Dikenalkan oleh mantan kekasih saya --sekarang menjadi suami saya-- yang lebih lebih jadul daripada saya *piss hub!!* Lagu-lagu Sheila Majid, Fariz RM, Gigi --saya dulu tidak kenal Gigi.. parah ya--, Dian Pramana Putra (mohon maaf jika ada kesalahan penulisan nama dan gelar), The Police, bahkan Beatles!! huff.. kemana saja saya waktu itu.. Tapi ya.. seperti halnya mencari ilmu, tidak ada kata terlambat untuk menikmati musik bukan?? hehe..
Jadi.. inilah saya sekarang.. bukan hanya berjazz ria --biar ga dibilang ndeso--, tapi juga penikmat musik-musik jadul..

Sini sini.. bagi-bagi koleksi musik-musik jadul favoritnya.. hihi..

:pic from here

4 komentar:

yudhi puspa tya mengatakan...

huekekeke parah banget mba ga tau gigi, parah parah parah ahahahahahaha diulang2 teros :D

evana basri mengatakan...

kan dulu tya.. jaman aku masih culun, trus bang bub dah baligh kekekekek.. ya masa dibandingiiiiinn

Lina mengatakan...

nggak ada kata telat untuk menikmati musik. hehe, aku juga suka yang jadul2 va. coba kalo buka yahoo cari yang radio streamingnya, ntar pilih tune oldies. lagunya bagus2 loh....
hehehe,

evana basri mengatakan...

adakah?? aku gak gitu gawul kalo yang kaya2 gitu hihi.. trims infonya lin..