12.9.08

terima kasih (2)

Saya bergabung dalam sebuah milis sejak beberapa hari terakhir.. milis yang beranggotakan orang-orang santun, dan inspirator-inspirator hebat. Hari ini saya mendapatkan sebuah e-mail baru dalam inbox saya. Dari seorang rekan milis. Membahas apa yang kurang lebih saya tulis kemarin. Dan.. saya rasa, saya mengalami apa yang dia alami secara tidak sadar. Kalau boleh saya kutip beberapa tulisannya -saya ambil saja selengkapnya- maka itu menggambarkan pengalaman saya kemarin, menjelajahi file-file lama.

Tulisan berikut dari Bapak Denny Widianto, dalam milis MTSuperClub yang menceritakan pelajaran berharga dari sebuah acara reuni.

-----

Flashback in time - Time Machine. Jika ada pendapat bahwa mesin waktu belum ditemukan, maka sebaiknya orang tersebut segera mengikut reuni sekolahnya. Berada di antara rekan-rekan lama, di antara guru-guru yang pernah mengajar kita, bahkan berada di tempat di mana kita menuntut ilmu dulu, seakan-akan kita berada dalam mesin waktu, kembali ke masa lalu

Masa lalu tidak bisa kita ubah, tapi bisa kita "alami" lagi. Keadaan itu membuat kita merenungkan kembali, apa yang sudah pernah kita lakukan di masa lalu, salah satu faktor yang membuat kita menjadi seperti sekarang ini.
Belajar dari "kesalahan-kesalahan" atau "kebodohan-kebodohan" yang kita lakukan dulu, sekarang kita bisa menertawakan diri kita sendiri.

Back to the Future. Seiring dengan berakhirnya waktu reuni, itulah saatnya kembali ke masa kini. Waktunya untuk menyadari apa yang terjadi sekarang dan mulai merencanakan hal-hal besar untuk masa depan kita nanti.
Kawan-kawan yang dulu sering tertawa bersama, sekarang ada yang sudah menjadi pribadi-pribadi yang jauh berbeda. Ada yang sudah sukses menjalankan perusahaan, ada yang masih menjadi karyawan, ada pula yang masih mencari jati dirinya. Ada yang sukses dalam kehidupan, ada yang pernah mengalami kegagalan.

What you had been - what you will be. Reuni menyadarkan kita seperti apa kita dulu. Kita bisa menarik "garis lurus" dari masa itu ke masa kini dan mempelajari "trend" atau perkembangan pribadi kita sendiri.
10 tahun yang lalu kita melakukan hal ini, maka 10 tahun kemudian kita menjadi seperti ini. Jika sekarang melakukan itu, apa jadinya kita di 10 tahun kemudian?

Change the way you change. Trend "garis lurus" kehidupan pribadi yang menuju ke masa depan, bisa kita "belokkan" ke arah yang lebih besar, lebih mulia dan lebih terhormat.
Menyadari kekurangan dan kelebihan serta gaya belajar kita, mengambil keputusan untuk mengubah cara kita berubah, dan memantaskan diri untuk menyambut masa depan, supaya keberhasilan tidak malu datang kepada kita.

-----

In case, banyak dari kita yang tidak mau lagi melihat masa lalu. Masa lalu adalah bagian dari masa lalu yang harus di lupakan, ditinggalkan. Namun secara pribadi, saya sendiri mulai menghargai masa lalu sebagai bagian dari hidup saya saat ini, dan ini membuat saya kembali mengucapkan terima kasih.
Terima kasih..

Tidak ada komentar: