17.11.11

171111

Selalu percaya bahwa Engkau mengujiku karena Engkau memperhatikanku..
Selalu percaya bahwa Engkau menegurku karena Engkau menyayangiku..
Dear Allah.. terima kasih karena selalu di sisiku..

22.12.10

ibuku, ayahku, suamiku..

Ibuku:
cantik,
sederhana,
lembut,
penyayang,
pengertian,
penyabar,
koki yang cukup handal,
pekerja keras,
tangguh,
tabah,
pahlawanku..
tanpanya aku takkan ada..

Ayahku:
sederhana,
penyabar, terlalu sabar bahkan
penyayang,
periang yang selalu tersenyum,
pekerja keras,
sedikit gengsian,
tangguh,
tabah,
pahlawanku..
tanpanya juga aku takkan seperti sekarang..

Suamiku:
sangat penyabar,
penyayang,
sederhana,
pekerja keras tapi moody,
kreatif,
kopinya mantap,
punya selera humor yang kadang aneh,
kadang telihat terlalu banyak yang dipikirkan,
pasangan jiwaku..
tanpanya aku kesepian..


Ini memang hari ibu..
Selamat hari ibu untuk para wanita dimanapun berada..
Kami anak-anakmu, mencintaimu..
Takkan pernah saya sangkal bahwa tanpa seorang ibu, ibu dan ibu yang membawa kita kedunia ini, kita kan ada..
Tapi saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para ayah.. di pundakmu kami (ibu dan anak-anakmu) bergantung..
Kerutan didahimu yang semakin tebal, sorot matamu yang kadang kuyu memperlihatkan betapa berat beban kami.
Kami juga mencintaimu..


17.12.10

mblayang..

Ibu pernah bilang: Nduk.. kamu kok suka mblayang ke mana-mana
Aku bilang: lha seneng kok buk.. kan asyik bisa liat banyak hal..

Mblayang yang satu ini, seperti mimpi di siang bolong..
Mau ikut?
Maaf tak bisa.. ini hanya cukup untuk satu orang saja..
Ini hanya...
Untukku....


media: kertas canson &
cat air, croping with pho-shop
jatuh cinta dengan ide ini ketika melihat disalah satu blog ilustrasi yang aku lupa namanya.. dan aku redraw ulang.. jadinya sedikit lebih jelek hihihi..maaf.. aku lupa nama webnya ^^V

4.12.10

rahasia..

Kau tau apa yang kulihat??
ups.. itu rahasia..

media: kertas canson & cat air

2.12.10

kambuhan

Dilihat-lihat, dipikir-pikir dan di rasa-rasa saya ini ternyata moody dan bosenan. Jadinya.. seringkali gonta-ganti kegemaran. Ini dia kegemaran kambuhan saya yang timbul tenggelam entah karena apa:

njahit, mbatik
kegemaran ini sebenarnya sudah sejak jaman SMP. tapi sempat mandeg ketika saya kuliah sampai skarang. Gara-garanya.. saya tidak punya mesin jahiiiiitt.. hugh.. mimpi-mimpi dulu plus nabung-nabung dulu buat beli mesin jahit idaman hati jiah..
Akhirnya.. kegiatan jahit menjahitnya saya jalani dengan cara jaman Mbah-mbah kita, yaitu.. manual alias jahit tangan. Tentu saja bukan membuat baju.. tapi membuat pernik-pernik kecil dari flanel atau menyulam. Lumayan lah mengobati emosi jiwa sambil menunggu mesin jahitku datang hehehe. Beberapa hasil kegiatan iseng saya berbahan kain saya publish di blog belajar saya. Termasuk kegiatan terakhir saya yaitu mbatik.


sok serius dengan batikan pertamaku @mbatikyuuuk musium Bank Mandiri

Kalau yang ini saya latah. Ikut-ikutan melestarikan budaya bangsa. Tidak ada salahnya kan?? hehehe.. 1 lembar kain sudah selesai saya beri malam. Motifnya suka-suka saya, bukan motif tradisional. Hanya saja mau mewarnai masih saja malas. Niatnya ogah pakai pewarna sintetis. Jadi saya beli pewarna indigofera dari salah satu kelompok usaha batik di Sleman sana. Tapi ternyataaa.. hihihi ribet bet.. Saya harus mendiamkan cairan pewarnanya semalaman sebelum mulai mencelup. Huff batik bernilai tinggi memang tidak bisa jadi begitu saja dalam sekejab. Makanya.. saya jadi maklum kenapa batik tulis terutama yang menggunakan warna alam semacam gentongan harganya bisa berjut-jut. Pengeeennn...

sketsa gak jelas.
Sebenarnya pekerjaan sehari-hari saya ya menggambar. Tapi bukan sketsa. Pakai komputer all day long dan semuanya gambar teknis. Huh.. dipikir-pikir.. tangan saya bisa kaku nih kalau begini terus. Dengan semangat menggebu-gebu, ditambah dorongan hati melihat sketsa tangan suami yang makin matang (walau gak jauh-jauh dari gambar denah, tampak, prespektif) jadi deh saya menyempatkan diri untuk melemaskan tangan-tangan ini lagi.
Mencari-cari bentuk, karakter, cerita yang mungkin bisa mewakili keseharian saya dan orang-orang disekitar saya, jadilah satu karakter "Eve" si mungil berkuncir. Masih belum matang.. apa lagi teknik cat air saya masih abal-abal hihihi (gara-gara jaman kuliah paling males kalo disuruh mewarnai pakai cat air). Tapi biarin deh.. yang penting senang :p

Jadi.. kalau sedang iseng-iseng di sela rutinitas, mampir ya ke blog saya lagi. Mungkin ada keisengan terbaru saya yang lain hihi

29.11.10

Kencan

Teringat kencan bertahun-tahun yang lalu.. tujuh, delapan, humm.. hampir sepuluh tahun berlalu.. Bukan kencan yang romatis sangat, tapi lucu dan manis jika dikenang.
Tidak ada makan malam berlilin (candle light dinner yah?), seikat bunga atau bahkan lagu kenangan.
Kita bahkan harus mendorong vespa pinjaman yang beratnya minta ampun di hari hujan.
Yah.. itu jadi kenangan yang lucu bagiku, bagimu.. ^^